Penjaga Maryam
Nabi Zakaria AS adalah seorang nabi dan ulama Bani Israil yang hidup di masa itu. Beliau adalah suami dari Isyba (saudari Maryam binti Imran) sehingga menjadi paman Maryam. Allah mempercayakan pemeliharaan Maryam kepada Zakaria. Zakaria heran menyaksikan Maryam selalu memiliki makanan segar di mihrabnya tanpa ada yang mengantarkan, yang ternyata adalah rezeki langsung dari Allah.
Doa di Usia Tua
Nabi Zakaria sudah sangat tua, rambutnya telah memutih, dan istrinya pun mandul sejak muda. Namun ketika menyaksikan keajaiban rezeki yang diterima Maryam, Zakaria tergerak untuk berdoa memohon keturunan. Beliau berdoa dengan merendahkan diri kepada Allah, mengakui kelemahannya namun tetap penuh harap kepada kemurahan Allah yang tidak terbatas.
Kabar Gembira Kelahiran Yahya
Allah mengabulkan doa Zakaria dan memberi kabar gembira melalui malaikat bahwa beliau akan dikaruniai seorang putra bernama Yahya — nama yang belum pernah diberikan kepada siapapun sebelumnya. Zakaria yang heran bertanya bagaimana bisa terjadi padahal istrinya mandul dan dirinya sudah sangat tua. Allah menjawab bahwa itu mudah bagi-Nya.
Allah SWT berfirman: "(Allah berfirman), 'Hai Zakaria, sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu akan (kelahiran) seorang anak yang namanya Yahya, yang sebelumnya Kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengan dia.'" (QS. Maryam: 7)