Bayi yang Ditinggal di Padang Gersang
Nabi Ismail AS lahir dari Nabi Ibrahim AS dan Siti Hajar. Ketika masih bayi, atas perintah Allah, Ibrahim membawa Ismail dan ibunya ke lembah Bakkah (Makkah) yang gersang dan tandus, lalu meninggalkan mereka di sana. Siti Hajar yang kebingungan mencari air berlari bolak-balik antara bukit Shafa dan Marwah, hingga Allah memancarkan air zamzam di dekat kaki bayi Ismail.
Ujian Penyembelihan
Ketika Ismail telah tumbuh dewasa dan menjadi anak yang saleh, Allah menguji Ibrahim dengan memerintahkannya melalui mimpi untuk menyembelih putranya. Dengan ketundukan yang luar biasa, Ibrahim menyampaikan hal itu kepada Ismail, dan Ismail pun dengan ikhlas berkata: 'Wahai Ayah, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu.' Allah mengganti Ismail dengan seekor domba yang besar.
Pembangunan Ka'bah
Bersama ayahnya Ibrahim AS, Nabi Ismail membangun Ka'bah — rumah Allah yang pertama di muka bumi. Mereka berdua mengangkat batu demi batu sambil berdoa: 'Ya Tuhan kami, terimalah dari kami (amal kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.' Ka'bah yang mereka bangun menjadi pusat peribadatan umat Islam hingga hari ini.
Allah SWT berfirman: "Dan ceritakanlah (Muhammad) kisah Ismail di dalam Kitab (Al-Quran). Sesungguhnya dia adalah seorang yang benar dalam janjinya, dan dia adalah seorang rasul dan nabi." (QS. Maryam: 54)